Mahasiswa Program Studi S1 Manajemen FEB USU Ikuti Program Student Exchange di Universiti Kebangsaan Malaysia
BeritaFEB USU Gelar Yudisium Lulusan Periode II T.A. 2025/2026
BeritaFEB USU Terima Kunjungan Audiensi Siswa MAS Darul Ulum Sipaho
26 Agustus 2025
Widya Sartika Hasibuan, SE., M.Ec.
Program Studi S1 Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU resmi membuka kegiatan Summer Course Internasional 2025 pada Selasa, 26 Agustus 2025 bertempat di Aula Prof. Dr. Suhadji Hadibroto FEB USU. Kegiatan ini mengusung tema “Digital Social Entrepreneurship as a Solution to Regional Social Problems: Leveraging Technology for Sustainable Impact” yang menitikberatkan pada peran kewirausahaan sosial berbasis digital sebagai solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan sosial regional sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan.
Acara pembukaan dihadiri oleh berbagai pimpinan dan undangan penting, antara lain Wakil Rektor III Universitas Sumatera Utara, Direktur dan Sekretaris Direktorat Internasionalisasi dan Kemitraan Global (DIKG), perwakilan Direktorat Prestasi Mahasiswa dan Hubungan Kealumnian (Ditmawa) USU, Dekan, Wakil Dekan, serta Ketua Program Studi di lingkungan FEB USU. Turut hadir pula mahasiswa dari berbagai program studi, yakni Kewirausahaan, Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Pembangunan, serta mahasiswa internasional yang berasal dari Kamboja, Yaman, dan Sudan.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber internasional dari India dan Universiti Sains Malaysia, dengan dukungan dari dosen dan panitia acara. Kehadiran para narasumber, mahasiswa asing, serta sivitas akademika FEB USU menjadikan Summer Course ini sebagai ajang penting untuk memperluas jejaring akademik global, memperkuat kolaborasi internasional, serta meneguhkan komitmen FEB USU dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi.

Dalam sambutannya, Dekan FEB USU menekankan relevansi tema Summer Course dengan tantangan global saat ini. Beliau menyampaikan, “Tema Summer Course tahun ini, Digital Social Entrepreneurship as a Solution to Regional Social Problems: Leveraging Technology for Sustainable Impact, sangat relevan dengan tantangan zaman. Kita hidup di era di mana teknologi dan kewirausahaan bersinergi untuk menjawab berbagai persoalan sosial, mulai dari pengentasan kemiskinan, pemberdayaan perempuan, hingga pembangunan komunitas berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bagaimana inovasi digital mampu mengubah tantangan lokal menjadi peluang global dengan dampak berkelanjutan lintas batas.”
Lebih lanjut, beliau juga mengapresiasi keberagaman peserta dan narasumber yang hadir, seraya menegaskan bahwa “kehadiran akademisi, praktisi, dan mahasiswa internasional mencerminkan komitmen bersama terhadap pertukaran pengetahuan dan kolaborasi global. Saya mendorong seluruh peserta untuk terlibat aktif, membangun jejaring, serta berpikir kritis bagaimana peran kewirausahaan dapat menjadi solusi atas tantangan regional dan global.”
Pembukaan Summer Course 2025 ini menjadi awal dari rangkaian kuliah umum, diskusi interaktif, workshop, hingga study tour ke Danau Toba dan Samosir. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman praktis dan inspirasi untuk menjadi sociopreneur muda yang inovatif serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal, regional, maupun global.