
Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU), Dr. Wahyu Ario Pratomo, S.E., M.Ec., menjadi narasumber dalam kegiatan yang membahas peran Non-State Actors (NSA) dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya keterlibatan berbagai pemangku kepentingan di luar pemerintah dalam mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Dr. Wahyu Ario Pratomo membahas posisi strategis NSA dalam mendukung implementasi SDGs. Keterlibatan dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi masyarakat sipil, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian penting dalam memperluas dukungan serta memperkuat kolaborasi untuk mencapai target pembangunan berkelanjutan.
Pembahasan mengenai peran NSA juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan berbagai aktor pembangunan. Kolaborasi tersebut diperlukan agar pelaksanaan SDGs tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi agenda bersama yang melibatkan seluruh unsur masyarakat sesuai dengan kapasitas dan kontribusinya masing-masing.
Keterlibatan Dr. Wahyu Ario Pratomo, S.E., M.Ec. sebagai narasumber menunjukkan kontribusi dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB USU dalam memberikan perspektif akademik terhadap isu pembangunan berkelanjutan. Peran tersebut sekaligus memperkuat keterlibatan perguruan tinggi dalam mendorong pemahaman dan implementasi SDGs di tingkat daerah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin kuat kolaborasi antara pemerintah dan Non-State Actors dalam mendukung pencapaian SDGs. Sinergi antarpemangku kepentingan menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.