Medan, Rabu, 5 Agustus 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) kembali menorehkan prestasi melalui keberhasilan dua dosennya memperoleh pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Kolaborasi Indonesia (PMKI) Tahun 2026. Pencapaian ini mencerminkan komitmen FEB USU dalam memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penyelesaian berbagai tantangan sosial dan pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas institusi.
Program Pengabdian kepada Masyarakat Kolaborasi Indonesia (PMKI) merupakan skema pengabdian yang mendorong sinergi antarperguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi dan solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui program ini, dosen didorong untuk mengembangkan pengabdian berbasis keilmuan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat tata kelola, serta mendukung pembangunan daerah.
Adapun dosen FEB USU yang berhasil memperoleh pendanaan PMKI Tahun 2026 adalah sebagai berikut:
1. Dr. Abdillah Arif Nasution, SE., M.Si., Ak., CA
Judul Pengabdian:
Penguatan Legalitas dan Daya Saing UMKM melalui Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Sertifikasi Halal pada UMKM Binaan UPT PLUT KUMKM Provinsi Riau.
Program ini bertujuan meningkatkan daya saing UMKM melalui penguatan aspek legalitas usaha, perlindungan kekayaan intelektual, serta sertifikasi halal sehingga mampu memperluas akses pasar dan meningkatkan nilai tambah produk.
2. Dr. Lasma Melinda Siahaan, SE., M.Si
Judul Pengabdian:
Penguatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Mitigasi, Adaptasi, dan Kearsipan Siagaan Bencana melalui Manajemen Aset Publik Berbasis Risiko DAS di Kabupaten Langkat.
Program ini berfokus pada peningkatan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan aset publik berbasis risiko, sehingga mampu mendukung mitigasi dan kesiapsiagaan bencana secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa dosen FEB USU terus berkontribusi dalam menghasilkan program pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis keilmuan. Selain memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan, program-program tersebut diharapkan mampu mendorong pemberdayaan masyarakat, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Prestasi ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan transfer pengetahuan kepada masyarakat, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antarperguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan. Selain itu, tema pengabdian yang berfokus pada pemberdayaan UMKM dan penguatan ketahanan masyarakat turut berkontribusi terhadap SDG 1 (No Poverty), SDG 2 (Zero Hunger), dan SDG 3 (Good Health and Well-being).