home icon
search icon
menu icon

> Berita > Dosen FEB USU melaksanakan Pengabdian Masyarakat di Serdang Bedagai: Inovasi dan Produksi Menjadi Kunci.

Dosen FEB USU melaksanakan Pengabdian Masyarakat di Serdang Bedagai: Inovasi dan Produksi Menjadi Kunci.

Dipublikasi Pada

14 November 2022

Dipublikasi Oleh

Rasyid Hafiz

Dosen FEB USU melaksanakan Pengabdian Masyarakat di Serdang Bedagai: Inovasi dan Produksi Menjadi Kunci.
Thumbnail Dosen FEB USU melaksanakan Pengabdian Masyarakat di Serdang Bedagai: Inovasi dan Produksi Menjadi Kunci.
Universitas Sumatera Utara (USU) melalui Lembaga Pengabdian Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) USU melaksakanan program pengabdian kepada masyarakat di Desa Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Pengabdian kepada masyarakat merupakan tugas Tridharma Perguruan Tinggi yang wajib dilakukan oleh setiap sivitas akademika. Pada kesempatan ini pelaksana tim kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU (FEB USU), Dr. Fadli, S.E., M.Si, bersama dengan anggota pelaksana, Paidi, S.E., M.Si yang juga berasal dari FEB USU. Pada kesempatan pengabdian ini tim pelaksana juga melibatkan lima orang mahasiswa FEB untuk mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya sembari membantu pada berbagai aktivitas mitra.

Mitra dari pelaksanaan pengabdian ini adalah Bengkel Las “Putra Mandiri” yang terletak di Dusin I, Jl Pemuda Desa Dolok Merawan. Dari sisi operasional dan inovasi mitra banyak mengalami kendala karena peralatan yang belum memadai untuk berbagai kegiatan produksi sehingga hasil kerja yang selama ini dilaksanakan belum optimal. Mitra telah mengembangkan kompor sederhana berbahan dasar oli bekas yang dapat dimanfaatkan untuk membantu usaha lain seperti penjualan bakso bakar, namun hasilnya dirasakan belum optimal karena keterbatasan peralatan yang ada.

 

Ketua pelaksana pengabdian, Dr. Fadli, S.E., M.Si., mengemukakan bahwa untuk memperoleh hasil atau output yang optimal diperlukan input yang baik pula sesuai dengan konsep GIGO (good input, good output). “Untuk meningkatkan kualitas produksi dan mendukung perekonomian mitra, diperlukan peningkatan kualitas peralatan produksi mitra”, sampai ketua pelaksana sekaligus Dekan FEB dalam wawancara bersama tim humas FEB USU. Dalam upaya menyelesaikan permasalahan yang dihadapi mitra tim pelaksana kegiatan pengabdian berencana untuk memberikan banyak pembaharuan kepada peralatan mitra, milai dari berbagai jenis bor, kopressor sampai bending pipa untuk mendukung aktivitas produksi. Peralatan ini memberikan akses kepada mitra untuk menghasilkan produk-produk dan aktivitas produksi yang sebelumnya tidak bisa dilakukan oleh mitra.

“Dalam upaya mendukung input yang baik juga diperlukan sebuah proses yang dapat mengoptimalkan fungsi input untuk menghasilkan output,” tegas tim pelaskana pengabdian, Paidi S.E., M.Si. Oleh karena itu pengabdian ini bukan hanya memberikan dukungan peralatan yang lebih baik saja, tetapi juga berkaitan dengan pelaksanaan manajemen usaha dan teknologi yang merupakan bagian dari proses untuk mengelola input tersebut. Pelatihan dan pendampingan manajemen usaha serta pemisahan keuangan usaha dengan keuangan rumah tangga disampaikan melalui pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. Tim juga menyampaikan pentingnya digitalisasi dan pemasaran digital di era saat ini untuk menggapai pasar yang lebih luas. Tim mahasiswa FEB USU disiapkan untuk memberikan pendampingan sekaligus proses belajar di lapangan guna memberi kesempatan pengaplikasian kajian keilmuan di dunia lapangan nantinya.

Serangkaian kegiatan pengabdian untuk penyelesaian permasalahan mitra dilaksanakan mulai dari kegiatan sosialisasi manajemen usaha dan pemasaran yang dilaksanakan pada Jum’at (22/07) kepada kelompok usaha mitra. Dalam upaya mengoptimalkan transfer pengetahuan yang dilakukan, mahasiswa FEB USU memberikan pendampingan secara berkala kepada bengkel las Putra Mandiri selama periode Juli – Oktober sebagai bagian dari pembelajaran di luar kampus kepada mahasiswa.

 

Sejalan dengan rencana penyelesaian permasalahan mitra, tim pelaksana pengabdian memberikan secara langsung peralatan pendukung produksi kepada mitra guna meningkatkan kualitas dan kreativitas produksi produk-produk perbengkelan. Tim pelaksana percaya bahwa aktivitas perbengkelan dari mitra tidak hanya sekedar memperbaiki saja, tetapi juga menghasilkan produk yang memberikan nilai tambah dan nilai ekonomi ke depannya. Seiring dengan berkembangnya usaha diharapkan pula akan membantu penyerapan tenaga kerja masyarakat setempat. Tim pelaksana menyampaikan peralatan seperti Bor Tangan Hyper, R/7, Bor Duduk, Kompressor dan Kompressor mini, Spraygun, Trafo Las Listrik, Grenda, Stang Las, Bending Pipa serta Baiks Duduk sebagai bentuk dukungan peralatan kepada mitra. Tim pelaksana kembali mengunjungi mitra untuk melihat kemajuan mitra pada Jum’at (21/10) sekaligus melihat penggunaan peralatan bantuan yang diberikan kepada mitra.

 

 

Kami sangat berterima kasih kepada tim dari USU atas kunjungan, bantuan, serta pembelajaran yang telah diberikan kepada kami, kiranya akan kami manfaatkan sebaik mungkin dan terus membangun bengkel kami ini, “Putra Mandiri”, dan terus berkreasi lebih baik lagi. Kami siap untuk membangun inovasi bersama USU” ucap Edi Winata selaku pemilik usaha, mewakili bengkel las Putra Mandiri dengan penuh terima kasih. Ucapan terima kasih juga dituturkan kepada Universitas Sumatera Utara dan Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat USU atas dukungannya terhadap program pengabdian yang diberikan tersebut. Kiranya kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dalam membina, memberdayakan, serta mengembangkan masyarakat. “Selanjutnya kami akan evaluasi keberhasilan dan pencapaian mitra pengabdian, apabila hasilnya sangat memuaskan, kami akan ajukan sebagai program prioritas pengabdian USU di tahun berikutnya.” Tutur Dr. Fadli dengan penuh antusias.

 

 

Berita