Medan, 21 Agustus 2026 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) terus memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Salah satunya diwujudkan melalui pendampingan pengembangan budidaya lebah kelulut di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, yang dilaksanakan bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Maju Bersama Trigona.

Kegiatan ini merupakan bagian dari keberlanjutan program pengembangan budidaya lebah kelulut yang telah dilaksanakan sejak tahun 2024. Tim pengabdian diketuai oleh Dr. Wahyu Ario Pratomo, S.E., M.Ec., dengan anggota Dr. Yasmin Chairunisa Muchtar, S.P., MBA., Dr. Ir. Zikri Noer, S.Si., M.Si., dan Yola Anggia, S.E., M.Ec., serta melibatkan mahasiswa Universitas Sumatera Utara.

Dalam pelaksanaan kegiatan, tim pengabdian FEB USU menyerahkan mesin penyedot madu dengan sistem penyaringan terintegrasi kepada kelompok peternak pada Sabtu (15/8). Inovasi tersebut dirancang untuk menjawab kendala yang selama ini dihadapi peternak dalam proses pemanenan madu. Sebelumnya, alat yang digunakan masih sederhana sehingga kotoran maupun serpihan sarang dapat ikut terbawa dan harus disaring kembali secara manual.

Mesin yang dikembangkan oleh tim pengabdian dilengkapi dengan sistem penyedotan dan filter terintegrasi. Dengan teknologi tersebut, madu yang diambil dari sarang dapat langsung melewati proses penyaringan sebelum masuk ke wadah penampung. Tim juga melakukan uji coba secara langsung sekaligus memberikan penjelasan mengenai cara penggunaan dan perawatan mesin agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara mandiri oleh kelompok peternak.

Selain mendukung peningkatan efisiensi proses panen, tim pengabdian FEB USU turut memberikan pendampingan dalam pengembangan dan pemecahan koloni lebah kelulut. Keterampilan tersebut sebelumnya telah diberikan kepada peternak melalui program pengabdian tahun 2024. Melalui teknik pemecahan koloni, peternak dapat memperbanyak koloni secara mandiri tanpa harus terus membeli sarang lebah dari alam dengan biaya yang relatif tinggi.

Perkembangan budidaya lebah kelulut di Desa Tanjung Pasir menunjukkan hasil yang positif. Jika pada awal program kelompok peternak memiliki sekitar 20 lot, kini jumlahnya telah berkembang menjadi kurang lebih 40 lot. Sejumlah koloni juga telah memiliki telur dan siap dikembangkan menjadi koloni baru. Untuk mendukung proses tersebut, tim pengabdian memberikan tambahan lot yang dapat digunakan secara bertahap dalam pengembangan koloni.

Pengembangan budidaya lebah kelulut ini tidak hanya diarahkan pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga pada penguatan kemandirian dan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Melalui pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan peternak dan peningkatan kemampuan dalam memperbanyak koloni, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta membuka peluang peningkatan pendapatan secara berkelanjutan.

Bagi FEB USU, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam menghadirkan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pendampingan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini juga memberikan ruang pembelajaran berbasis pengalaman, sehingga mahasiswa dapat melihat secara langsung penerapan ilmu pengetahuan dalam menjawab persoalan dan mengembangkan potensi ekonomi masyarakat.

Kegiatan pengabdian ini sejalan dengan komitmen FEB USU dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1: No Poverty (Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan potensi ekonomi dan peningkatan peluang pendapatan masyarakat, serta SDG 4: Quality Education (Pendidikan Bermutu) melalui transfer pengetahuan dan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran berbasis masyarakat. Kegiatan ini juga mendukung SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, dan kelompok masyarakat dalam mewujudkan pemberdayaan yang berkelanjutan.

Melalui keberlanjutan pendampingan dan pemanfaatan inovasi teknologi, FEB USU berkomitmen untuk terus menghadirkan kontribusi akademik yang tidak hanya berdampak pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu memperkuat kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.