home icon
search icon
menu icon

> Berita > Seminar Perdagangan dan Investasi Berkelanjutan bekerjasama dengan CSIS Indonesia

Seminar Perdagangan dan Investasi Berkelanjutan bekerjasama dengan CSIS Indonesia

Dipublikasi Pada

03 Juli 2025

Dipublikasi Oleh

Widya Sartika Hasibuan, SE., M.Ec.

Seminar Perdagangan dan Investasi Berkelanjutan bekerjasama dengan CSIS Indonesia
Thumbnail Seminar Perdagangan dan Investasi Berkelanjutan bekerjasama dengan CSIS Indonesia
Seminar Perdagangan dan Investasi Berkelanjutan bekerjasama dengan CSIS Indonesia

SDG's Center USU bekerja sama dengan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia menyelenggarakan Seminar Desiminasi Publik bertajuk “Perdagangan dan Investasi Berkelanjutan: Mencapai Resiliensi dan Keberlanjutan di Tengah Ketidakpastian” pada Kamis, 3 Juli 2025 di Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan.

Seminar ini secara resmi dibuka oleh Dr. Wahyu Ario Pratomo, M.Ec, Ketua SDGs Center USU sekaligus Dosen Senior FEB USU. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam membangun kesadaran dan sistem kebijakan yang mendukung transisi menuju perdagangan dan investasi yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Ia juga menyampaikan bahwa Indonesia saat ini menempati posisi ketujuh dari 74 negara dalam komitmen terhadap SDGs secara global, dan peringkat pertama di kawasan Asia.

Kegiatan ini bertujuan untuk membahas dinamika global dan domestik yang memengaruhi perdagangan dan investasi hijau, serta menggali peluang kebijakan yang berbasis bukti. Seminar ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, pemerintah, sektor swasta, hingga organisasi masyarakat sipil.

Dalam sesi pemaparan, Firsal Dida Mutyara, Ketua Umum KADIN Sumatera Utara, menjelaskan peran penting dunia usaha dalam mendukung adopsi prinsip-prinsip keberlanjutan, terutama melalui investasi hijau, pelatihan UMKM, dan pengembangan teknologi rendah karbon. Selanjutnya, Dr. H. Faisal Arif Nasution, S.Sos, M.Si (Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sumut) memaparkan data realisasi investasi dan strategi pengembangan industri hijau di daerah.

Yosi Sukmono, ST (Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Sumut) membahas potensi ekspor Sumatera Utara dan pentingnya peningkatan standar keberlanjutan dalam menghadapi tekanan regulasi global seperti CBAM dan EUDR.

Dari pihak CSIS, Deni Friawan dan Nadya Daulay memaparkan temuan dari laporan Sustainable Trade and Investment Report (STIR), termasuk analisis tren perdagangan global, emisi karbon dalam perdagangan internasional, dan potensi Indonesia dalam mengembangkan rantai nilai hijau. Mereka juga memperkenalkan Dashboard DfD, platform berbasis data untuk mendukung perumusan kebijakan berbasis bukti.

Seminar ini dimoderatori oleh Dr. Monika Andrasari, M.Si dari SDGs Center USU. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mempercepat transformasi ekonomi yang inklusif, rendah karbon, dan tangguh terhadap ketidakpastian global.

Berita