
Medan – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) melanjutkan rangkaian kegiatan International Sustainability Conference (ISC) FEB USU 2026 pada Selasa, 20 Oktober 2026. Memasuki hari kedua, kegiatan diisi dengan dua sesi pembelajaran yang mengangkat potensi warisan lokal, pembangunan ekonomi regional, serta implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Sesi pertama membahas “Local Heritage and Regional Economic Development: Unlocking the Potential of North Sumatra” yang disampaikan oleh Prof. Dr. Rudy Sofyan, S.S., M.Hum. Sesi ini mengangkat tema warisan lokal dan pembangunan ekonomi regional dengan fokus pada potensi Sumatera Utara sebagai sumber daya yang dapat mendukung pengembangan ekonomi daerah.
Setelah sesi pertama dan waktu istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan materi “Sustainable Development Goals: Progress, Implementation, and the Role of Internal Control and Risk Management in Practice” yang disampaikan oleh Prof. Nadia Gulko. Materi ini membahas perkembangan dan implementasi SDGs serta peran pengendalian internal dan manajemen risiko dalam mendukung praktik pembangunan berkelanjutan.
Melalui rangkaian sesi tersebut, ISC FEB USU 2026 mengangkat keterkaitan antara potensi lokal, pembangunan ekonomi, tata kelola, dan keberlanjutan. Kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran untuk memperluas pemahaman mengenai penerapan prinsip keberlanjutan dalam berbagai konteks pembangunan.
Kegiatan ini sejalan dengan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui perhatian terhadap pengembangan potensi ekonomi daerah, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui pembahasan pengendalian internal dan manajemen risiko. Dengan demikian, ISC FEB USU 2026 turut mendukung penguatan wawasan akademik mengenai pembangunan ekonomi yang inklusif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.