Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 melalui penguatan riset, inovasi, kolaborasi, pendidikan, serta pengembangan solusi berkelanjutan. Hal tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam Talkshow “Launching RISE (Center for Research, Innovation, Sustainability and Entrepreneurship) dan SLL (Sustainability Living Lab)” yang diselenggarakan di Universitas Satya Terra Bhinneka, Rabu, 1 Juli 2026.

Dosen Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU), Dr. Arif Rahman, S.E., M.Ec.Dev., hadir sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan ini, Dr. Arif Rahman menyampaikan materi bertajuk “Peran Universitas sebagai Center of Excellence dalam Akselerasi Pencapaian SDGs 2030.”

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman mengenai posisi perguruan tinggi bukan hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai pusat keunggulan (center of excellence) yang mampu menghasilkan pengetahuan, inovasi, dan solusi nyata bagi berbagai persoalan pembangunan berkelanjutan.

Memperkuat Peran Universitas dalam Pencapaian SDGs

Dalam pemaparannya, Dr. Arif Rahman menekankan bahwa pencapaian SDGs membutuhkan keterlibatan aktif perguruan tinggi melalui berbagai bidang. Perguruan tinggi dapat berkontribusi melalui implementasi SDGs dalam riset, integrasi SDGs dalam kurikulum, pengembangan kampus berkelanjutan, tata kelola, keterlibatan masyarakat, serta pelaporan kinerja SDGs.

Pendekatan tersebut menempatkan universitas sebagai bagian penting dari ekosistem pembangunan berkelanjutan. Pengetahuan dan inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi diharapkan tidak berhenti pada publikasi akademik, tetapi dapat diterjemahkan menjadi rekomendasi kebijakan, inovasi sosial, pengembangan kewirausahaan, serta solusi yang memberikan dampak bagi masyarakat.

Semangat tersebut sejalan dengan peluncuran RISE (Center for Research, Innovation, Sustainability and Entrepreneurship) dan SLL (Sustainability Living Lab) di Universitas Satya Terra Bhinneka. Kehadiran kedua inisiatif tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas universitas dalam mengembangkan riset, inovasi, keberlanjutan, dan kewirausahaan sebagai bagian dari upaya mendukung pencapaian SDGs.

Kolaborasi Menjadi Kunci

Talkshow ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam mendorong agenda pembangunan berkelanjutan. Kegiatan menghadirkan Dr. Arif Rahman, S.E., M.Ec.Dev. dari Universitas Sumatera Utara dan Benny Iskandar, S.T., M.T. dari BRIDA Pemerintah Kota Medan, serta melibatkan dosen dan mahasiswa Universitas Satya Terra Bhinneka.

Keterlibatan perguruan tinggi bersama pemerintah daerah menunjukkan bahwa pencapaian SDGs membutuhkan sinergi antara akademisi, pemerintah, mahasiswa, Pelaku Usaha, Filantropi, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi semakin penting karena sebagian besar agenda SDGs harus diterjemahkan ke dalam kebijakan dan aksi nyata pada tingkat lokal.

Dalam konteks ini, perguruan tinggi dapat berperan sebagai knowledge hub yang mempertemukan hasil penelitian, kebutuhan kebijakan, inovasi, dan persoalan masyarakat. Dengan demikian, universitas tidak hanya menjadi penghasil pengetahuan, tetapi juga menjadi penggerak perubahan dan pembangunan berkelanjutan.

Mendukung SDG 16 dan SDG 17

Kegiatan ini secara khusus mendukung SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Melalui penguatan tata kelola, pertukaran pengetahuan, serta kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kelembagaan dan kemitraan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Bagi Program Studi Ekonomi Islam FEB USU, keterlibatan dalam forum tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas kontribusi keilmuan ekonomi Islam terhadap agenda pembangunan berkelanjutan. Nilai-nilai ekonomi Islam yang menekankan keadilan, kemaslahatan, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan melalui riset, pendidikan, dan kolaborasi dalam mendukung pencapaian SDGs.

Membangun Ekosistem Perguruan Tinggi Berkelanjutan

Kegiatan launching RISE dan SLL di Universitas Satya Terra Bhinneka diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem perguruan tinggi yang semakin kuat dalam bidang penelitian, inovasi, keberlanjutan, dan kewirausahaan.

Bagi Prodi Ekonomi Islam FEB USU, partisipasi Dr. Arif Rahman dalam kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen program studi untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu dan praktik ekonomi yang berorientasi pada keberlanjutan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Melalui jejaring dan kemitraan yang semakin luas, perguruan tinggi diharapkan mampu bergerak bersama dari “knowledge production” menuju “knowledge for impact”, sehingga ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi dapat memberikan kontribusi nyata terhadap percepatan pencapaian SDGs 2030.