home icon
search icon
menu icon

> Berita > Dosen FEB USU Raih Prestasi Internasional di The University of Auckland

Dosen FEB USU Raih Prestasi Internasional di The University of Auckland

Dipublikasi Pada

09 Agustus 2025

Dipublikasi Oleh

Widya Sartika Hasibuan, SE., M.Ec.

Dosen FEB USU Raih Prestasi Internasional di The University of Auckland
Thumbnail Dosen FEB USU Raih Prestasi Internasional di The University of Auckland
Dosen FEB USU Raih Prestasi di Ajang Internasional Three Minute Thesis di Selandia Baru

Malinda Sari Sembiring, SE., M.Si., Cert.DA, CSRS, dosen dan alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU), kembali mengharumkan nama almamater di kancah internasional. Saat ini, Malinda tengah menempuh studi doktoral (PhD) di bidang Akuntansi di The University of Auckland, Selandia Baru, melalui beasiswa penuh dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Sebelumnya, ia diterima di Universiti Sains Malaysia, namun memilih melanjutkan studi di kampus terbaik di Selandia Baru berdasarkan peringkat Times Higher Education 2025.

 

Perjalanan akademiknya dimulai di FEB USU, tempat ia menyelesaikan S1 Akuntansi pada 2010 dan S2 Ilmu Akuntansi pada 2016. Sejak lulus S1 pada 2014, Malinda telah bercita-cita melanjutkan studi ke luar negeri. Ia bahkan menerima surat penerimaan dari tiga universitas di Australia, Queensland University of Technology, Macquarie University, dan University Technology of Sydney, namun belum berhasil memperoleh beasiswa pada saat itu, sehingga memilih melanjutkan S2 di FEB USU sambil bekerja. Setelah meraih gelar magister, ia memulai karier sebagai dosen pada 2020.

 

Persiapan studi doktoral ia mulai sejak awal 2020, dengan tantangan yang jauh lebih besar dibandingkan S2. Selain meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, ia juga harus menyusun proposal penelitian dan menjalin komunikasi dengan calon pembimbing di universitas tujuan. Pengalaman mempersiapkan studi luar negeri pada 2015 menjadi bekal berharga, diperkuat dengan dukungan dari program FEB Future Development Program yang diikutinya pada 2021–2023, yang memberikan pelatihan IELTS, penulisan akademik, dan mentoring beasiswa. Usaha tersebut membuahkan hasil pada 2023, ketika ia berhasil mendapatkan Letter of Acceptance dari Universiti Sains Malaysia dan The University of Auckland, serta meraih beasiswa LPDP jalur non-LoA.

 

Selain fokus pada studi, Malinda aktif mengasah keterampilan komunikasi akademik. Pada 9 Juni 2025, ia mengikuti The Three Minute Thesis (3MT) Faculty Heat 2025 di University of Auckland Business School dan meraih posisi First Runner-Up. Keberhasilan ini mengantarkannya ke The University of Auckland Three Minute Thesis Finals 2025 pada 8 Agustus 2025, di mana ia berhasil masuk sebagai Finalist Top 13 terbaik universitas. Kompetisi ini menantang peserta untuk mempresentasikan riset doktoral secara ringkas, jelas, dan menarik dalam waktu tiga menit, kemampuan yang menuntut penguasaan materi sekaligus keterampilan komunikasi publik tingkat tinggi.

 

Salah satu kunci kesuksesan Malinda adalah memahami kapasitas diri dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Ia memegang teguh prinsip, “You need to be the main actor on your scene, or you will end up forever as a supporting role for anyone.” Sebagai dosen dan staf ahli dekan bidang akademik dan akreditasi, ia sadar bahwa dirinya bukan seorang multi-tasking, sehingga selalu menjadwalkan kegiatan harian dengan disiplin. Baginya, jika benar-benar menginginkan sesuatu, akan selalu ada jalan, bukan alasan. Persiapan studi luar negeri menuntut pengorbanan waktu, dan pada 2023 hampir setiap akhir pekannya ia habiskan untuk menyiapkan aplikasi kampus dan beasiswa.

 

Kepada mahasiswa dan alumni FEB USU, Malinda berpesan untuk mempersiapkan diri sejak dini jika ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Ia menegaskan bahwa mendaftar beasiswa dan mempersiapkan portofolio adalah dua hal berbeda. Proses pendaftaran beasiswa mungkin memakan waktu beberapa bulan, tetapi membangun portofolio yang kuat membutuhkan waktu jauh lebih panjang. Ia juga mengingatkan agar tidak terjebak oleh kesan “mudah” yang sering ditampilkan di media sosial, karena keberhasilan hanya datang bagi mereka yang benar-benar mempersiapkan diri. Menurutnya, disiplin adalah kunci utama. Motivasi bisa datang dan pergi, tetapi disiplin membuat seseorang terus bergerak maju meskipun motivasi sedang rendah. Prinsip inilah yang membantunya meraih beasiswa LPDP dan melanjutkan studi doktoral di salah satu universitas terbaik dunia.

 

Dengan pencapaian ini, Malinda tidak hanya membawa nama baik FEB USU di panggung internasional, tetapi juga menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus berprestasi dan bersaing secara global.

Berita