Era revolusi industri 4.0 telah mengubah basis dari dunia bisnis dan pola konsumsi masyarakat yang mengarah pada implementasi berbasis teknologi digital. Industri 4.0 adalah cyber-physical systems (CPS) yang memungkinkan teknologi untuk membawa dunia virtual dan fisik bersama-sama dalam menciptakan dunia yang terkoneksi berbasis jaringan internet. Dinamisnya perubahan kondisi ekonomi dan bisnis serta perilaku pasar membuat turbulensi pada aktivitas dan kegiatan ekonomi itu sendiri.

Transformasi ekonomi digital memungkinkan kekayaan terdistribusi secara merata yang selama ini terdapat kesenjangan. Ekonomi digital memberi kesempatan yang sama bagi semua orang untuk berpartisipasi yang sifatnya inklusif. Langkah yang dapat ditempuh untuk mengembangkan ekonomi digital adalah mendorong dan menfasilitasi platform bisnis digital yang inovatif dalam menciptakan sharing economy, tenaga kerja, digitalisasi dan inklusi keuangan. Selain itu Pemerintah harus cepat menerima dan beradaptasi dengan menciptakan regulasi yang mendukung ekonomi digital. Tantangan regulasi harus ditangani dengan memberikan solusi yang memastikan ekonomi digital dapat diterima masyarakat dan stakeholder terutama bisnis digital yang memberi manfaat dan meningkatkan perekonomian bagi masyarakat. Kondisi ini membuktikan bahwa perkembangan ekonomi membutuhan kajian-kajian keilmuan yang dinamis yang dapat mengantisipasi masalah-masalah perekonomian yang ada.

              Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (USU) sebagai salah satu lembaga pendidikan yang terkemuka di Indonesia memiliki kewajiban untuk selalu terdepan dalam menghadapi isu-isu bagaimana kesiapan dunia ekonomi dan bisnis dalam menghadapi industri revolusi 4.0. Untuk itu diperlukan suatu wadah perkumpulan para cendikiawan dibidang ekonomi dan bisnis untuk dapat mengantisipasi masalah-masalah ekonomi dan bisnis yang semakin berkembang.

              Kegiatan ini hadir sebagai salah satu wadah pertemuan para cendikiawan ekonomi dan bisnis lintas negara dalam berdiskusi dan membahas tantangan yang terjadi di era turbulensi ekonomi ini. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara menjadi tuan rumah kegiatan International Conferences dan Call for Paper yang bertemakan Economics and Business In Industrial Revolution 4.0

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara bersama dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengadakan kuliah umum "SKK Migas Goes to Campus" dengan tema edukasi pengelolaan energi dan sumber daya mineral, Medan 04 April 2019. Kegiatan ini terwujud sebagai sinergi antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama dengan SKK Migas sebagai upaya mendorong sivitas akademia, khususnya mahasiswa untuk memahami pengelolaan energi dan mencapai energi berkeadilan.

Acara ini dihadiri oleh dekanat, rekan dosen, serta mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara. Prof. Dr. Ramli, S.E., M.S., selaku Dekan FEB-USU memberikan pembukaan sekaligus membuka kegiatan kuliah umum secara resmi.

IMG 8727

Pembicara utama dalam kegiatan kuliah umum ini adalah Bapak Sampe L Purba, Staf Ahi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Beliau sekaligus merupakan alumni Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara dengan Stambuk Angkatan 1981. Kegiatan ini dimoderatori oleh Wahyu Ario Pratomo, SE., M.Ec..

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Sampe menekankan pada konsep #EnergiBerkeadilan. Beliau menuturkan bahwa energi berkeadilan merupakan hak setiap individu sehingga harus tersedia secara merata dan terjangkau kepada seluruh lapisan mashyarakat. Konsep energi berkeadilan haruslah selalu tersedia, merata, dan terjangkau bagi setiap lapisan masyarakat. Energi berkeadilan ini meningkatkan penerimaan negara sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi dan investasi.

Sebagai salah satu bentuk energi berkeadilan ini Kementerian ESDM menargetkan BBM Satu harga yang kini sudah mencapai berbagai pelosok negeri. Sebelumnya, terjadi lonjakan harga BBM karena sulitnya pengantaran ke pelosok negeri. Akibatnya, terjadi berbagai lonjakan harga kebutuhan pokok yang mengakibatkan ketidakmerataan. Selain BBM, Listrik juga diupayakan mencapai seluruh pelosok negeri dengan biaya yang tetap terjangkau bagi masyarakat.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Prof. Dr. Ramli, S.E., M.Si memberikan masukannya kepada pemerintah untuk selalu menerapkan konsep think locally, act globally sebagai salah satu bentuk pemerataan dan pengembangan wilayah desa. Dalam kesempatan ini pula Prof. Munaf Siregar memberikan masukannya kepada pemerintah. Tidak kalah bersaing dengan pihak dosen, mahasiswa juga sangat antusias dalam memberikan pertanyaan seputar topik terkait.

 

Klik Disini untuk Mengunduh Materi Kuliah Umum ini

Kegiatan Sidang Pleno AFEBI ke-15 sudah dimulai pada Kamis, 02 Agustus 2018. Kegiatan ini dimulai dengan pelaksanaan rapat pengurus AFEBI di Ruang I Gusti Ngurah Rai, Hotel Le Polonia Medan. Tujuan dari kegiatan rapat pengurus ini adalah sebagai kesepahaman pelaksanaan acara puncak sidang pleno yang akan dilaksanakan pada Jumat, 03 Agustus 2018.

Rapat pengurus dimulai dengan pembukaan rencana kegiatan yang disampaikan oleh tuan rumah sidang AFEBI, Fakultas Ekonomi dan Binsis Universitas Sumatera Utara, yang diwakili oleh Drs. Coki Ahmad Syahwier Hasibuan, MP selaku ketua dan Doli Mhd. Jafar Dalimunthe, S.E., M.Si selaku sekertaris panitia lokal. Panitia menyampaikan bahwa sidang pleno akan dihadiri oleh dua pembicara kunci yaitu Ibu Sri Mulyani dan Bapak. Kegiatan direncanakan akan melaksanakan sidang komisi dari masing-masing bidang dan ditutup dengan pembacaan kesimpulan dan hasil sidang komisi.

Dalam kesempatan ini, Aliansi program studi manajemen se-Indonesia akan mengadakan RPS yang akan membahas kurikulum pendidikan tinggi dalam studi manajemen untuk meningkatkan kualitas lulusan yang mendukung pemangunan ekonomi nasional. Selain itu akan ada peresmian LAM untuk Fakultas Ekonomi dan Binsis se-Indonesia.

Prof. Dr. Eddy Suratman dari Universitas Tanjungpura menegaskan bahwa rencana jadwal kegiatan harus dipastikan berjalan tepat waktu agar pelaksanaan sidang pleno sesuai rencana. Suasana pagi hari sangat kondusif untuk bersantai sehingga besar kemungkinan keterlambatan pelaksanaan.

Yudi Azis, Ph.D dari Universitas Padjajaran menyarankan pelaksanaan pembicara inti disesuaikan dengan memberikan kesempatan menyampaikan materi dan kesempatan tanya-jawab yang dibawakan oleh moderator dari Universitas Sumatera Utara dan Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia. Teguh Dartanto, Ph.D dari Universitas Indonesia menyarankan pelaksanaan sidang pleno dapat didahulukan untuk efisiensi waktu pelaksanaan kegiatan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara akan mengadakan 2nd Economics and Business International Conference yang akan diadakan pada 24 Oktober 2019 Mendatang. Acara ini akan diisi oleh pembicara inti dari universitas terkemuka dari Australia, Malaysia, dan Thailand.

Sebelumnya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU telah menyelenggarakan 1st EBIC pada 25 Oktober 2017 silam. Paper dalam pertemuan ini telah dipublikasikan oleh Atlantis Press. Pada kesempatan kali ini Paper yang dipresentasikan pada EBIC 2019 (2nd EBIC) akan dipublikasikan melalui ScitePress yang terindeks oleh Scopus.

Brosur dan Poster Kegiatan dapat diunduh pada tautan di bawah.

 

Poster

 

Unduh Poster

Unduh Leaflet - Depan -- Belakang

Audiensi Rektor

Rektor Bersama Panitia AFEBI dari Fakultas Ekonomi dan Bisnsi USU

Panitia Sidang Pleno Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI) ke-15 melakukan audiensi kepada Rektor Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. Runtung Sitepu, SH., M.Hum. di Ruang Kerja Rektor, Biro Pusat Administrasi USU, Selasa (05/06). Peserta yang hadir dalam kegiatan audiensi tersebut adalah Dekan FEB USU, Prof. Dr. Ramli, SE, MS. beserta jajarannya, Ketua Panitia Coki Ahmad Syahwier, SE., MP. dan beberapa perwakilan panitia lainnya.

Sidang Pleno AFEBI ke-15 yang mengusung tema “Peran Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam Menguatkan Kompetensi Modal Insani untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Nasional” akan diselenggarakan pada tanggal 02 s.d. 05 Agustus 2018 di LePolonia Hotel and Convention, Medan dengan peserta yang diperkirakan mencapai 365 orang yang berasal dari 73 Universitas anggota AFEBI. Acara tersebut direncanakan akan menghadirkan Menteri Ristekdikti, Prof. H. Mohammad Nasir, Ph.D, Ak; Menteri BUMN, Rini Mariani Soemarno; Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo; dan Komisioner KPPU,Dr. Guntur Syahputra Saragih, M.S.M. sebagai keynote speaker.

Rektor menerima panitia dengan penuh keakraban dan suasana kekeluargaan yang sangat erat. Rektor mendukung sepenuhnya kegiatan Sidang Pleno AFEBI ke-15 dengan Fakultas Eonomi dan Bisnis USU sebagai tuan rumah dan akan mengundang seluruh peserta untuk makan malam bersama di Biro Rektor USU.

Page 1 of 3