Medan – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) terus mendorong transformasi akademik melalui penguatan kapasitas dosen dalam bidang riset dan pembelajaran. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengembangan kompetensi yang melibatkan dosen Program Studi Manajemen dan Kewirausahaan pada berbagai jenjang pendidikan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 5 Oktober 2026 di Tom’s Jungle, Namurambe, Deli Serdang tersebut menjadi ruang bagi para dosen untuk memperkuat berbagai aspek penting dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Fokus pengembangan mencakup peningkatan kualitas karya ilmiah, penyusunan instrumen penilaian pembelajaran, serta pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang semakin adaptif terhadap kebutuhan pendidikan tinggi.

Salah satu perhatian utama FEB USU adalah mendorong peningkatan kualitas riset dan publikasi dosen. Melalui workshop penulisan karya ilmiah bereputasi, dosen Program Studi S2 dan S3 Manajemen memperoleh penguatan mengenai strategi menghasilkan karya ilmiah yang memiliki kualitas dan daya saing pada tingkat internasional.

Pembahasan tidak hanya berfokus pada penyusunan artikel ilmiah, tetapi juga mencakup pengembangan systematic literature review, international book chapter, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat pendukung dalam proses akademik. Pemanfaatan teknologi tersebut tetap diarahkan dengan memperhatikan integritas akademik dan kualitas substansi penelitian.

Penguatan kualitas pembelajaran turut menjadi perhatian melalui workshop perancangan tugas dan rubrik penilaian. Dosen didorong untuk mengembangkan instrumen evaluasi yang lebih terstruktur sehingga proses penilaian mampu menggambarkan pencapaian kompetensi mahasiswa secara lebih objektif dan terukur.

Sementara itu, bagi Program Studi S1 Manajemen dan S1 Kewirausahaan, pengembangan pembelajaran difokuskan pada penyelarasan RPS dengan pendekatan

Outcome-Based Education (OBE). Pendekatan tersebut mendorong keterhubungan yang lebih kuat antara capaian pembelajaran, materi perkuliahan, aktivitas mahasiswa, metode pembelajaran, serta sistem evaluasi.

Dekan FEB USU, Dr. Abdillah Arif Nasution, SE, MSi, Ak, CA, QGIA, CHRS., mendorong agar penguatan kapasitas melalui kegiatan tersebut menghasilkan luaran nyata. Salah satunya melalui penyelesaian draf artikel ilmiah hingga proses submisi sehingga dapat turut meningkatkan kinerja akademik dan publikasi FEB USU.

Rangkaian pengembangan kompetensi ini sekaligus menunjukkan komitmen FEB USU untuk membangun lingkungan akademik yang terus bertumbuh dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Peningkatan kapasitas dosen diharapkan tidak berhenti pada kegiatan workshop, tetapi diterapkan secara berkelanjutan dalam aktivitas riset maupun proses pembelajaran di kelas.

Inisiatif FEB USU tersebut turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 – Quality Education melalui peningkatan kualitas dosen dan pembelajaran berbasis capaian; SDG 8 – Decent Work and Economic Growth melalui penguatan kompetensi dan pendidikan kewirausahaan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja; serta SDG 9 – Industry, Innovation and Infrastructure melalui peningkatan kapasitas riset, inovasi, dan pemanfaatan teknologi dalam kegiatan akademik. Melalui langkah ini, FEB USU terus berupaya menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif, inovatif, dan berdampak.