Kementerian ESDM bersama SKK Migas melakukan Edukasi Energi Berkeadilan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara bersama dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengadakan kuliah umum "SKK Migas Goes to Campus" dengan tema edukasi pengelolaan energi dan sumber daya mineral, Medan 04 April 2019. Kegiatan ini terwujud sebagai sinergi antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama dengan SKK Migas sebagai upaya mendorong sivitas akademia, khususnya mahasiswa untuk memahami pengelolaan energi dan mencapai energi berkeadilan.

Acara ini dihadiri oleh dekanat, rekan dosen, serta mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara. Prof. Dr. Ramli, S.E., M.S., selaku Dekan FEB-USU memberikan pembukaan sekaligus membuka kegiatan kuliah umum secara resmi.

IMG 8727

Pembicara utama dalam kegiatan kuliah umum ini adalah Bapak Sampe L Purba, Staf Ahi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Beliau sekaligus merupakan alumni Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara dengan Stambuk Angkatan 1981. Kegiatan ini dimoderatori oleh Wahyu Ario Pratomo, SE., M.Ec..

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Sampe menekankan pada konsep #EnergiBerkeadilan. Beliau menuturkan bahwa energi berkeadilan merupakan hak setiap individu sehingga harus tersedia secara merata dan terjangkau kepada seluruh lapisan mashyarakat. Konsep energi berkeadilan haruslah selalu tersedia, merata, dan terjangkau bagi setiap lapisan masyarakat. Energi berkeadilan ini meningkatkan penerimaan negara sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi dan investasi.

Sebagai salah satu bentuk energi berkeadilan ini Kementerian ESDM menargetkan BBM Satu harga yang kini sudah mencapai berbagai pelosok negeri. Sebelumnya, terjadi lonjakan harga BBM karena sulitnya pengantaran ke pelosok negeri. Akibatnya, terjadi berbagai lonjakan harga kebutuhan pokok yang mengakibatkan ketidakmerataan. Selain BBM, Listrik juga diupayakan mencapai seluruh pelosok negeri dengan biaya yang tetap terjangkau bagi masyarakat.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Prof. Dr. Ramli, S.E., M.Si memberikan masukannya kepada pemerintah untuk selalu menerapkan konsep think locally, act globally sebagai salah satu bentuk pemerataan dan pengembangan wilayah desa. Dalam kesempatan ini pula Prof. Munaf Siregar memberikan masukannya kepada pemerintah. Tidak kalah bersaing dengan pihak dosen, mahasiswa juga sangat antusias dalam memberikan pertanyaan seputar topik terkait.

 

Klik Disini untuk Mengunduh Materi Kuliah Umum ini